Tampilkan postingan dengan label FUCKKKKK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FUCKKKKK. Tampilkan semua postingan

Lomba FF Bukan Cinta Ala Valentine's Day! (Say No Valentine!)

Category:
Lomba FF Bukan Cinta Ala Valentine's Day!
(Say No Valentine!)

Lomba ini diadakan untuk menolak hari Valentine yang sering dirayakan oleh anak muda pada tanggal 14 Februari, soo mari kita murnikan kembali cinta kita bukan sekedar ikut-ikutan merayakan tradisi jahiliyah tersebut.

Lomba ini aka diambil 3 pemenang yang akan mendapatkan masing-masing 1 buku Cinta Monyet Never Forget dan buku lainya (menunggu donatur), 30 naskah  FF yang memenuhi syarat, akan kami coba untuk mengirimkan ke penerbit, semoga bisa jadi buku ya!

So...menulis FF: Bukan Cinta Ala Valentine Days

1. Peserta bebas tanpa batas usia
2. Tema tentang menolak acara valentine.
3. Ketik 300-500 kata, kirim tulisan (sebagai attachment/tidak menaruhnya di badan email) ke naqiyyah_syam@yahoo.co.id   (sertakan nama, lengkap alamat, no telpon yang bisa dihubungi,) dengan SUBJECT: Lomba FF Bukan Cinta Ala Valentin's  Days
4. Naskah diterima paling lambat tanggal 15 Februari 2011 pukul 12.00.
5. Posting naskah tulisanmu (FF) di note fb juga info lomba ini dengan cover buku Cinta Monyet Never Forget tag Naqiyyah Syam Full dan minimal 20 teman lainnya.
6. Masing-masing peserta mengirim maksimal 2 Flash Fiction.
7. Semua FF yang masuk, baik menang ataupun tidak, akan dipertimbangkan untuk dibukukan.
8. Pengumuman Pemenang,insya Allah,  tanggal 28 Febrauri  2011

Mari sukseskan FF ini, tolak tradisi jahiliyah dengan menulis!

Salam Kreatif,

Naqiyyah Syam

Info:
1. Tentang FF klink di http://www.facebook.com/note.php?note_id=200512953297002
2. Sejarah Valentine's Day di http://ugiq.blogspot.com/2010/01/sejarah-hari-valentine-mitos-valentine.html


sumber copas: http://www.facebook.com/note.php?created&&note_id=497129517582#!/notes/naqiyyah-syam-full/up-date-peserta-ff-tolak-v-day/20180138983482
READ MORE - Lomba FF Bukan Cinta Ala Valentine's Day! (Say No Valentine!)

Say No To Valentine Day!!

Category:
Valentine'....tentunya sudah tak asing lagi dengan nama ini, apalagi kaum muda-mudi yang suka merayakannya tidak kira yang tinggal di kota-kota besar hingga ke pelosok desa, sampai anak bau kencur pun tahu apa itu Valentine. Tapi tahukah apa erti disebalik nama itu dan apa bahaya bagi umat Muslim akibat ikut merayakan kebudayaan atau perayaan hasil pengaruh dari negara kaum kafir ini? Mari kita semak penjelasannya di bawah ini :
1. Valentine diambil dari perayaan Lipercalia romawi kuno, persembahan untuk dewi cinta dengan diundinya pasangan laki-laki dan perempuan untuk bersenang-senang lalu mohon perlindungan pada dewa lupercalia dengan mencambuk binatang dan para wanita agar cepat hamil. Bagi yang suka merayakan hari Valentine jangan hairan kalau sesama pasangan selalu saling menyakiti dan wanitanya hamil tanpa dirancang. Na'udzu BILLAAHI mindzaliik.
2. Kristian katolik roma meng'adapt' upacara ini dengan nuansa kristiani menjadi perayaan gereja dengan nama ' saint valentine's day ', demi menghormati St. Valentine yang mati pada 14 Februari kerana menolak menyembah tuhan orang romawi. Dan hanya mengakui tuhannya adalah Isa Almasih.. Umat muslim yang suka merayakan hari Valentine bererti anda sama-sama ikut mengenang St.valenine yang rela mati kerana mempertahankan keyakinannya dengan mengakui bahawa Isa Almasih (Jesus) itu tuhan.. Na'udzu BILLAAHI mindzaaliik.. Segeralah bertaubat dan kembali ke ajaran Islam yang benar.
3. Valentine juga berasal dari bahasa latin yang bererti ' Yang Maha Kuat dan Yang Maha Kuasa '. Gelaran ini ditujukan kepada Nimrod dan Lupercus, tuhan orang Romawi. Maka jika kita meminta orang menjadi 'to be my valentine' bererti kita memintanya menjadi 'saingan' ALLAH SWT 'Maha Kuat dan Maha Kuasa' yang Esa dan Sebenar-benarnya.. Yang bererti kita telah berbuat 'Syirik' dan ia termasuk dalam dosa besar. Na'udzu BILLAAHI mindzaaliik.
4. Cupid (the Desire), si bayi bersayap dengan panah yang sering jadi ikon di hari Valentine adalah Putera 'Nimrod' (the Hunter) Dewa Matahari. Dikenali sebagai tuhan cinta kerana ia rupawan sehingga diburu wanita bahkan berzina dengan ibunya sendiri! Tidak hairan semakin hebat 'Valentine' diagungkan maka makin banyak 'i-n-ce-st (hubungan kelamin sedarah) terjadi... Naudzu BILLAAHI Mindzaaliik.

Kalau sudah begitu jelas bahayanya, masihkah kamu sebagai umat Muslim akan ikut merayakan?.. 'SAY NO TO VALENTINE'. Dan marilah kita kembali kepada ajaran Islam yang sebenarnya.
READ MORE - Say No To Valentine Day!!

Say no! To valentine's day

Category:
SAY NO ! TO VALENTINE'S DAY Ketika bulan februari menjelang,dimana- mana warna pink mendominasi,mulai dari dekorasi supermarket dan cafe,pita,boneka sampai pakaian- pakaian dirancang dengan warna pink. Belum lagi media cetak dan media elektronik yang tak kalah semarak. Semua itu dimaksudkan untuk menyambut sebuah moment yang diyakini sebagai "Hari Kasih Sayang" atau lebih kerennya disebut Valentine's Day yang tepatnya jatuh pada tanggal 14 Februari. Mengapa Valentine's Day yang pada awalnya hanya dirayakan oleh kalangan tertentu saja bisa menjadi hari yang dinanti-nanti oleh setiap insan khususnya remaja? Ada apa sih dibalik semua ini? Bagaimana aturan Islam tentang Valentine's Day ? Berikut bahasan-bahasan yang berkaitan dengan pertanyaan-pertanyaan diatas. Semoga kita umat Islam tidak terbuai oleh bujuk rayu syetan yang berwujud Valentine's Day. >>Asal-usul Valentine's Day >> Paham Pendukung Valentine's Day >> Sikap Muslim Terhadap Valentine's Day >> Hukum Merayakan Valentine's Day "Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati semuanya akan dimintai pertanggung- jawabannya." ( QS. Al Isra (17) : 36 )


ASAL-USUL VALENTINE'S DAY Pada zaman dahulu masyarakat Romawi merayakan hari besar mereka yaitu Lupercalia yang jatuh pada tanggal 15 Februari sebagai penghormatan kepada Juno (Tuhan Wanita dan Perkawinan) serta Pan (Tuhan alam semesta) yang mana acaranya berupa pesta anak muda dimana laki-laki dan perempuan memilih pasangannya masing- masing dengan menuliskan nama pasangannya tersebut lalu dimasukkan kedalam jambangan dan diundi. Setelah semua memiliki pasangan, acara dilanjutkan dengan saling tukar kado sebagai ungkapan pernyataan cinta kasih. Pesta dilanjutkan dengan hura- hura bersama pasangan masing-masing sampai larut pagi. Seiring berjalannya waktu pada tahun 490 M, pihak gereja yang pada waktu itu agama Kristen mulai menyebar di Romawi. Seorang pemimpin gereja yang bernama Paus Gelasius (Pope Gelacius) memindahkan upacara penghormatan kepada berhala tersebut menjadi tanggal 14 Februari dan mengganti namanya menjadi Saint Valentine's Day, yaitu hari kasih sayang untuk orang-orang suci sebagai penghormatan kepada seorang pendeta yang bernama St. Valentine yang dihukum mati oleh Romawi pada tanggal tersebut. Jadi bagi generasi muda janganlah terkecoh oleh tipu daya syetan, Perkuat Aqidah Keimanan Kita. post by dekstop SE K630i ©dedox0297/jan/2009
READ MORE - Say no! To valentine's day

Say No To Valentine Day !

Category:


Hari Valentine (Valentine's Day), pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di Dunia Barat. Asal-muasalnya yang gelap sebagai sebuah hari raya Katolik Roma didiskusikan di artikel Santo Valentinus. Beberapa pembaca mungkin ingin membaca entri Valentinius pula. Hari raya ini tidak dikaitkan dengan cinta yang romantis sebelum akhir Abad Pertengahan ketika konsep-konsep semacam ini diciptakan.
Sejarah Hari Valentine
Perayaan Kesuburan bulan Februari
Menghubungkan pertengahan bulan Februari dengan cinta dan kesuburan sudah ada sejak dahulukala. Menurut tarikh kalender Athena kuno, periode antara pertengahan Januari dengan pertengahan Februari adalah bulan Gamelion, yang dipersembahkan kepada pernikahan suci Dewa Zeus dan Hera.

Di Roma kuno, 15 Februari adalah hari raya Lupercalia, sebuah perayaan Lupercus, dewa kesuburan, yang dilambangkan setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing. Sebagai bagian dari ritual penyucian, para pendeta Lupercus meyembahkan korban kambing kepada sang dewa dan kemudian setelah minum anggur, mereka akan lari-lari di jejalanan kota Roma sembari membawa potongan-potongan kulit domba dan menyentuh siapa pun yang mereka jumpai. Terutama wanita-wanita muda akan maju secara sukarela karena percaya bahwa dengan itu mereka akan dikarunia kesuburan dan bisa melahirkan dengan mudah.

Hari Raya Gereja
Menurut Ensiklopedi Katolik (Catholic Encyclopaedia 1908), nama Valentinus paling tidak bisa merujuk tiga martir atau santo (orang suci) yang berbeda:
•    seorang pastur di Roma
•    seorang uskup Interamna (modern Terni)
•    seorang martir di provinsi Romawi Africa.
Koneksi antara ketiga martir ini dengan hari raya cinta romantis tidak jelas. Bahkan Paus Gelasius I, pada tahun 496, menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada yang diketahui mengenai martir-martir ini namun hari 14 Februari ditetapkan sebagai hari raya peringatan santo Valentinus. Ada yang mengatakan bahwa Paus Gelasius I sengaja menetapkan hal ini untuk mengungguli hari raya Lupercalia yang dirayakan pada tanggal 15 Februari.

Sisa-sisa kerangka yang digali dari makam Santo Hyppolytus dia Via Tibertinus dekat Roma, diidentifikasikan sebagai jenazah St. Valentinus. Kemudian ditaruh dalam sebuah peti emas dan dikirim ke gereja Whitefriar Street Carmelite Church di Dublin, Irlandia. Jenazah ini telah diberikan kepada mereka oleh Paus Gregorius XVI pada 1836. Banyak wisatawan sekarang yang berziarah ke gereja ini pada hari Valentine, di mana peti emas diarak-arak dalam sebuah prosesi khusyuk dan dibawa ke sebuah altar tinggi. Pada hari itu sebuah misa khusus diadakan dan dipersembahkan kepada para muda-mudi dan mereka yang sedang menjalin hubungan cinta.
Hari raya ini dihapus dari kalender gerejawi pada tahun 1969 sebagai bagian dari sebuah usaha yang lebih luas untuk menghapus santo-santa yang asal-muasalnya bisa dipertanyakan dan hanya berbasis legenda saja. Namun pesta ini masih dirayakan pada paroki-paroki tertentu.

Valentinius
Guru ilmu Agnostisisme yang berpengaruh Valentinius, adalah seorang calon uskup Roma pada tahun 143. Dalam ajarannya, tempat tidur pelaminan memiliki tempat yang utama dalam versi Cinta Kasih Kristianinya. Penekanannya ini jauh berbeda dengan konsep... dalam agama Kristen yang umum. Stephan A. Hoeller, seorang pakar, menyatakan pendapatnya tentang Valentinius mengenai hal ini: "Selain sakramen permandian, penguatan, ekaristi, imamat dan perminyakan, aliran gnosis Valentinius juga secara prominen menekankan dua sakramen agung dan misterius yang dipanggil "penebusan dosa" (apolytrosis) dan "tempat pelaminan"..." [1].

Era abad pertengahan
Catatan pertama dihubungkannya hari raya Santo Valentinus dengan cinta romantis adalah pada abad ke-14 di Inggris dan Perancis, di mana dipercayai bahwa 14 Februari adalah hari ketika burung mencari pasangan untuk kawin. Kepercayaan ini ditulis pada karya sang sastrawan Inggris pertengahan ternama Geoffrey Chaucer pada abad ke-14. Ia menulis di cerita Parlement of Foules (Percakapan Burung-Burung) bahwa
For this was sent on Seynt Valentyne's day ("Untuk inilah dikirim pada hari Santo Valentinus")
When every foul cometh there to choose his mate ("Saat semua burung datang ke sana untuk memilih pasangannya")
Pada zaman itu bagi para pencinta sudah lazim untuk bertukaran catatan pada hari ini dan memanggil pasangan mereka "Valentine" mereka. Sebuah kartu Valentine yang berasal dari abad ke-14 konon merupakan bagian dari koleksi pernaskahan British Library di London. Kemungkinan besar banyak legenda-legenda mengenai santo Valentinus diciptakan pada zaman ini. Beberapa di antaranya bercerita bahwa:
•    Sore hari sebelum santo Valentinus akan gugur sebagai martir (mati membela keyakinan agamanya), ia menulis sebuah pernyataan cinta kecil yang diberikannya kepada sipir penjaranya yang tertulis "Dari Valentinusmu".
•    Ketika serdadu Romawi dilarang menikah oleh Kaisar Claudius II, santo
Valentinus secara rahasia membantu menikahkan mereka.
Pada kebanyakan versi legenda-legenda ini, 14 Februari dihubungkan dengan keguguran sebagai martir.
Demikianlah sekilas mengenai sejarah hari valentine yang menunjukkan sama sekali bukan ajaran islam, apalagi sesuatu yang pernah diajarkankan oleh Nabi kita Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Dia hanyalah merupakan campuran tradisi romawi kuno dengan agama nashrani yang sesat. Mudah-mudah kita dan para pemuda kita dijauhkan oleh Allah dari hal maksiat dan syirik seperti ini.
Wallahu a'lam bis-shawab (wikipedia)
READ MORE - Say No To Valentine Day !

SAY NO TO VALENTINE’S DAY!!!

Category:
“Misi Utama Kita bukanlah menjadikan kaum Muslimin beralih agama menjadi kristen atau yahudi, tapi cukuplah dengan menjauhkan mereka dari Islam….
Kita jadikan mereka sebagai generasi muda Islam yang jauh dari Islam, malas bekerja keras, suka berfoya-foya, senang dengan segala kemaksiatan, m…emburu kenikmatan hidup, dan orientasi hidupnya semata utk memuaskan hawa nafsunya..”

(Pidato samuel Zwemmer, tokoh Yahudi, dlm Konfrensi Missi di Yerusalem, 1935)


Setiap 14 Februari, Merayakan hari Valentine’s day, Sudah menjadi agenda wajib bagi sebagian orang. Mereka Bersuka cita menyambut hari yg katanya hari kasih sayang itu. Pedagang, mal2 ramai menyulap tokonya menjadi serba Pink/Red dgn aneka hiasan berlambang love. Muda-mudi sibuk memilih kado untuk pasangannya, coklat berbentuk hati, bunga, dll dengan ciri khas lambang love ♥. Padahal Love dlm bahasa Inggris berkonotasi kegiatan yg mengarah pd kegiatan seksual, beda dengan Affection yang menjurus pada pendekatan perasaan, kasih sayang.
Tapi apakah mereka tau apa yang melatar belakangi lahirnya V-day itu?
Valentine’s day atau disingkat V-day yang jatuh pada tiap tanggal 14 februari setiap tahunnya, jelas berasal dari ritual paganisme, ritual satanis, yg penuh dengan kemaksiatan. Ritual kuno ini di zaman Romawi dikenal sebagai Lupercalia Festival, dimana para pemuda pemudi diperbolehkan melakukan kemaksiatan secara bebas dimanapun mereka mau.
Agama Kristen yang datang kemudian & menjadi agama resmi Roma di saat kaisar Konstantin, mengadopsi ritual ini & memolesnya dengan mitos St.valentinus yang oleh gereja sendiri diakui tidak bisa dipastikan asal muasalnya. Belakangan pada sekitar tahun 1960-an, Gereka vatikan menghapus perayaan valentine ini dari kelender gereja & melarang umatnya untuk ikut-ikutan merayakan ritual tsb. Dan yang jelas valentine day berasal bukan dari kebudayaan Islam.
Sebab itulah, para pemuka Agama Islam di seluruh dunia dari golongan & gerakan Islam manapun telah sepakat bahwa HARAM hukumnya bagi umat Islam untuk ikut2an merayakan hari Valentine dengan tingkat partisipsi sekecil apapun, bahkan sekedar mengucapkan “Selamat hari Valentine”
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
“ Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barang siapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang dzalim.” (QS Al Maidah:51)
“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.”(QS Israa’:36)
“Barangsiapa melakukan amal yg tiada didasari perintahku (Qur’an & Sunnah) maka amal perbuatannya tertolak.” (HR.Ahmad)
Ibnu Qayyim Al-Jauziyah Rahimahullah jg berkata: “Memberi selamat atas acara ritual orang kafir yang khusus bagi mereka, telah disepakati bahwa perbuatan tsb adalah haram. Semisal dengan memberi ucapan pada hari raya mereka dan sejenisnya, itu adalah haram. Berarti ia telah memberi selamat atas perbuatan mereka yang menyekutukan Allah. Bahkan perbuatan tersebut lebih besar dosanya di sisi Allah daripada membunuh.”
Sudah jelaslah bahwa mengucapkan hari valentine saja tidak diperbolehkan menurut aqidah islam, apalagi ikut serta berperan aktif dalam perayaan ini. Apapun dalihnya. Karena dalih bisa saja dibuat hingga ribuan pasal. Tetapi esensinya adalah tidak boleh umat Islam turut serta sekecil apapun untuk menyambut hari tersebut.
Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Artikel terkait :
READ MORE - SAY NO TO VALENTINE’S DAY!!!
Prev home