Konverter Analog-Digital Sederhana

Category:
Umumnya konverter analogue-to-digital (ADC) memerlukan pengantarmukaan melalui sebuah mikroprosesor agar bisa mengkonversi data analog ke dalam format digital. Ini membutuhkan perngkat keras dan perangkat lunak yang pas; yang artinya tingginya tingkat kompleksitas dan total biaya yang dikeluarkan.
Rangkaian konverter A-to-D yang ditampilkan di sini disusun di sekitar ADC 0808, berusaha mencegah penggunaan mikroprosesor. ADC 0808 adalah konverter A-to-D 8 bit, memiliki lini data D0-D7. Ia bekerja berdasarkan prinsip successive approximation. Ia memiliki kanal input analog 8 buah, yang semuanya bisa dipilih dengan menggunakan lini alamat A, B dan C. Di sini, dalam kasus ini, kanal input IN0 dipilih dengan cara membumikan lini alamat A, B dan C.
Biasanya pengendali sinyal EOC (end of conversion), SC (start conversion), ALE (address latch enable) dan OE (output enable) berantarmukakan mikroprosesor. Tetapi, rangkaian yang ditampilkan di sini dibangun untuk beroperasi dalam modus berkelanjutan tanpa menggunakan mikroprosesor. Karena itu pengendali sinyal input ALE dan OE, bernilai active-high, terhubung ke Vcc (+5 volt). Pengendali sinyal input SC, bernilai active-low, memulai awal konversi pada saat sinyal ujung jatuh, sementara sinyal output EOC menjadi high setelah selesainya proses digitalisasi. Output EOC ini tergandeng ke input SC, dimana output dari EOC bertindak sebagai input SC untuk mengarahkan ADC memulai konversi.
Saat dimulainya konversi, sinyal EOC menjadi high. Pada sinyal clock berikutnya EOC menjadi output low, dan dengan demikian SC diaktifkan untuk memulai konversi berikutnya. Maka ia memberikan output digital 8-bit terus menuerus yang sesuai dengan tiap nilai masukan analog. Level maksimal input analog harus benar-benar diturunkan di bawah nilai referensi positif level (+5V).
ADC 0808 memerlukan sinyal clock tipikal 550 kHz, yang bisa dengan mudah diambil dari astable multivibrator tersusun dari gerbang inverter 7404. Untuk memvisualkan output digital, digunakan 8 LED (LED1 sampai LED8), yang masing-masing LED terkoneksi ke masing-masing lini data D0 sampai D7. Karena ADC bekerja dalam modus berkelanjutan, maka ia menampilkan output digital segera setelah input analog diproses. Ekuivalen desimal output digital nilai D untuk input tegangan analog Vin bisa dihitung melalui persamaan tersebut.
Rangkaiannya :






0 Responses to "Konverter Analog-Digital Sederhana"

Posting Komentar

Next Prev home